Jika kita tidak punya kemampuan untuk menghentikan tayangan tv yang
merusak anak mental dan moral anak kita, maka sesungguhnya kita punya
kemampuan besar untuk mencegah tayangan tv masuk rumah kita. Potong saja
kabel antena ke tv dan ganti denga DVD PLAYER untuk memutar tayangan
edukasi yang kita telah seleksi sendiri.
Kami sudah 7 tahun lebih memutuskan tidak ada tontonan tv dirumah, dan
menggantinya dengan bacaan2 anak, serta membaca majalah, surat kabar,
dan bahkan anak2 kami lebih tertarik pada BUKU BIOGRAFI ORANG-ORANG
TERKENAL, mulai dari Bill Gate, Einstein, Alfred Nobel, Newton, Enzo
Ferari, Da Vinci, Michael Angelo Bunoroty, Ibnu Qindy, Avi Ciena,
Peradaban Indian Apache, India Kuno, Kerajaan Majapahit dll. atau
melukis, atau membuat komik sendiri, experiment kimia fisika, berbeda
dengan sebelumnya saat kami ada siaran tv dirumah.
Meskipun kami sudah seleksi seperti Disney Channel, dulu mereka lebih sering bengong di depan tv melihat tayangan2 tsb.
Sekarang kami ganti siaran tv kami hanya untuk tayangan video CD/DVD
program BBC tentang alam, planet, biologi semacam national geographic
channel.
Dan hasilnya sungguh luar biasa mereka terus bertanya
bertubi2 tentang fenomena segitiga bermuda, fenomena Gunung bawah laut,
fenomena terbentuknya angin tornado dsb.
Hingga akhirnya kami pun
harus belajar keras dari Wikipedia dan google untuk bisa menjawab
pertanyaan2 canggih dari anak kami setiap hari.
Sesungguhnya kita semua orang tua bisa melakukan ini jika kita mau, dan bukannya jika bisa sih saya pasti mau.
Ketimbang hanya mengeluh dan mengharapkan dunia ini berubah, lebih baik
kita mulai perubahan dari rumah kita sendiri. Jika semua orang
melakukannya maka tayangan yang merusak InsyaAllah satu persatu akan
hilang dari televisi.
Eksistensi sebuah tayangan itu terjadi
karena kita sendiri yang menontonya hingga ratingnya naik dan
tayangannya terus dipertahankan.
Ayo berbuat sesuatu dan kita mulai dari diri kita sendiri, dari rumah kita sendiri. Ayah Edy
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar